Skip to content

Tetaplah Mencintai Kucing

by pada 24 November 2012
kucing lucu

Mau balapan, ah, sama si Toxo.. (kangwahyu.com)

Oleh Reza Arief Darmawan

Kucing merupakan hewan yang manis, lucu, dan asyik untuk diajak bercanda. Hampir semua orang menyukainya, tetapi tidak sedikit juga yang mewaspadainya.

Kucing memang nakal dan suka mencuri ikan, tetapi bukan karena itu yang membuat banyak orang waspada. Namun, karena sejenis parasit mereka bisa menular di tubuh manusia atau mamalia lainnya. Toxoplasma merupakan spesies protozoa parasit, yang biasanya masuk ke tubuh kucing. Mereka berkembang biak dan bertelur di dalam usus kucing, karenanya manusia mewaspadai hewan manis itu.

Segala virus, termasuk toxoplasma, dapat menyebabkan infeksi bila masuk ke tubuh manusia. Akibatnya cukup mengerikan bila ini masuk ke tubuh manusia, khususnya bagi kaum Hawa. Ibu hamil yang terinfeksi dalam masa 6 bulan sebelum hamil hingga 4 bulan pertama kehamilan, umumnya berakibat komplikasi yang berat, seperti keguguran maupun kematian janin dalam kandungan. Bila janin selamat hingga lahir, umumnya menderita infeksi mata berat, penyakit kuning yang tidak normal, pembesaran liver dan limpa, serta epilepsi.

Penyakit ini akan lebih mengerikan untuk para penderita HIV/AIDS, karena mampu merusak otak setelah terlebih dahulu timbul gejala pusing, kejang dan koma. Toxoplasma bagi penderita HIV/AIDS juga dapat menyebabkan infeksi paru-paru, sehingga dapat berakibat kematian.

*******

Protozoa yang satu ini memang sangat mengerikan. Apalagi mereka berkembang biak atau menularkannya melalui kucing, hewan paling disukai sebagian besar penduduk Bumi. Berita ini mungkin kabar buruk untuk para pecinta kucing. Bagaimana tidak? Kabar ini membuat panik para pecinta kucing.

Namun, jangan terlalu mencemaskannya. Dokter Eddy Darma menyatakan, “Toxoplasma tidak akan menular ke manusia jika daya tahan tubuh tinggi.” Tetapi, memang lebih baik mencegah daripada mengobati. Kalimat tersebut bermakna, untuk sehat mahal harganya. Daripada kita mengeluarkan uang banyak untuk berobat, lebih baik mencegahnya agar tidak tertular.

Jadi, para pecinta kucing tak perlu mengkhawatirkannya secara berlebih. Tidak perlu mengganti hewan peliharaan dengan memelihara kodok atau cicak, meskipun mereka lebih menguntungkan lantaran memakan nyamuk-nyamuk ganas yang mengganggu waktu tidur kita.

Toxoplasma bertelur di usus kucing, kita hanya perlu menjaga kebersihan benda-benda yang masuk ke tubuh kucing. Pastikan kucing tak memakan dan meminum sesuatu yang belum matang dan cegah agar tidak menjilat tubuhnya yang telah terkena tanah. Untuk lebih aman, biarkan saja kucing bermain di dalam rumah. Paling tidak, bulunya selalu dalam keadaan bersih dan kotoran dapat dibuang ke septic tank demi menjaga kesehatan lingkungan.

Kenyataan memang pahit. Namun janganlah pernah menyalahkan, bahkan membenci kucing. Mereka tidak tahu apapun, karena mereka tidak memiliki akal pikiran. Bila ternyata kita tertular juga, hal itu lebih akibat kesalahan diri sendiri. Tidak menerapkan pola hidup sehat dan  tidak merawat kucing dengan baik..

From → Feature

3 Komentar
  1. azhmyfm permalink

    Reza, I like that. Dirimu telah mampu membuat para pembaca tersenyum sendiri, dengan sudut pandang dan suasana riang yang kamu ciptakan pada tulisan ini. Padahal tulisanmu membahas masalah berat, bahaya toxoplasma yang ditularkan melalui kucing. Judulnya pun cukup menggugah dan menimbulkan pertanyaan, yang pastinya mampu menjadi daya tarik tersendiri.,

    Tulisan yang ringkas dan sangat menghibur ini telah menjadikan pembaca tidak bosan, kendati informasi yang kamu paparkan cukup padat dan bermanfaat. Istilah ilmiah yang ada pun telah diterjemahkan dengan cukup jelas, sehingga rasa-rasanya pembaca akan mudah memahami. Kutipan fakta pendapat dari ahli yang kamu masukkan dalam tulisan, ikut mendukung himbauan agar tidak cemas secara berlebihan.

    Jadi, siapa bilang membuat tulisan ilmiah itu susah?

  2. reza itu sebenarnya sangat berbakat pak menulis, sayangnya kurang pede aja, saya juga tertarik dengan beberapa tulisan yang di buatnya.

  3. Haha. Mungkin hanya kebetulan, Pak.
    Terima kasih Pak atas pujiannya, sayangnya media tidak ada yang membalas e-mail saya.
    Namun, sayangnya, jika tidak ada deadline seakan rasa malas mencengkram tangan saya sehingga tidak bisa menulis lagi.

    Terima kasih juga, Hazuki.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: