Skip to content

Alzheimer, Gangguan pada Saraf Otak

by pada 2 Desember 2012
(obatpenyakit.co.id)

Penyakit Alzheimer tidak memiliki dokter yang mengkhususkan diri dalam perawatannya (obatpenyakit.co.id)

Oleh Sara Agustriana

Jika Anda atau salah seorang keluarga Anda ada yang mengalami kesulitan dalam mengingat, menilai dan berpikir, sebaiknya segera periksa ke dokter. Bisa jadi Anda menderita Alzheimer.

Apa itu Alzheimer? Adalah keadaan saat sejumlah sel-sel saraf di otak mati, yang mengakibatkan sinyal-sinyal otak sulit tersalurkan dengan baik. Merupakan bentuk paling umum dari Demensia (sindrom atas sejumlah gejala, termasuk kehilangan memori, penilaian dan penalaran, dan perubahan suasana hati, perilaku serta kemampuan komunikasi).

Penderita penyakit Alzheimer menghadapi masalah dalam mengingat, menilai dan berpikir, yang membuat mereka sulit bekerja atau mengambil bagian dalam kehidupan sehari-hari. Gejala penyakit ini sulit dikenali sejak dini, karenanya banyak orang yang tidak memperhatikan. Termasuk keluarga, juga terlambat menyadari adanya gejala Alzheimer pada anggotanya ataupun rekan mereka.

Penyakit Alzheimer biasanya dimulai pada usia lanjut, namun ada juga yang mengalami semenjak usia 30-an. Perkembangan biasanya berlangsung perlahan-lahan, bahkan dapat mencapai dua puluh tahun dari diagnosis sampai kematian (rata-rata delapan tahun). Namun, pada beberapa kasus perkembangannya berlangsung pesat dan akut.

Dr Alois Alzheimer –yang pertama kali mengindentifikasi penyakit ini– menyatakan, penyebabnya adalah banyaknya deposit padat kecil yang tersebar di seluruh otak yang berakibat menjadi racun bagi sel-sel otak dan kekusutan yang mengganggu proses vital sel-sel hidup. Sel-sel otak menyusut dan mati, sehingga volume otak berkurang tajam di beberapa daerah. Penyusutan ini terus berlanjut dari waktu ke waktu, dan pada akhirnya mempengaruhi kemampuan otak.

Beberapa Gejala

Untuk memastikan lebih lanjut, apakah Anda atau salah seorang keluarga terkena penyakit Alzheimer, dapat ditengarai melalui 10 gejalanya. Pertama, kehilangan memori bertahap. Jika Anda sesekali lupa dengan janji atau nama orang kemudian mengingatnya lagi, hal itu merupakan sesuatu yang nomal. Tetapi menjadi tidak normal apabila terlalu sering lupa dengan hal-hal seperti itu dan tidak mengingatnya kembali, terutama bila baru terjadi. Yang tak normal inilah yang terjadi pada penderita Alzheimer.

Kesulitan melaksanakan tugas rutin. Sulit mengerjakan kebiasaan sehari-hari, seperti makan, mandi, berpakian, dll. Gangguan penilaian. Kesulitan menilai situasi, misalnya mengenakan pakaian tebal di hari yang panas. Disorientasi ruang dan waktu. Sering lupa dengan waktu dan mudah tersesat. Ketika berjalan, penderita tidak tahu bagaimana sampai di sana dan caranya pulang ke rumah.

Masalah dengan bahasa. Lupa dengan kata-kata sederhana atau penggantinya, sehingga kalimatnya sulit dimengerti. Masalah dengan pemikiran abstrak. Memiliki kesulitan yang signifikan dengan tugas-tugas yang bersifat abstrak, seperti menghitung uang. Salah menaruh barang. Meletakkan sesuatu di tempat yang tidak semestinya, seperti baju di kulkas atau kacamata di cangkir kopi. Perubahan suasana hati dan perilaku. Memperlihatkan perubahan suasana hati yang bervariasi, dari tenang menjadi menangis atau marah tanpa alasan yang jelas.

Perubahan kepribadian. Mudah bingung, khawatir, curiga atau menarik diri dari pergaulan, bersikap apatis, atau bertindak di luar karakternya. Dua pertiga penderitanya mengalami gejala depresi dan sekitar 20% menunjukkan agresi, terutama pada pasien laki-laki. Mereka juga dapat mengalami halusinasi, delusi (keyakinan palsu) dan paranoid. Kehilangan motivasi atau inisiatif. Menjadi sangat pasif, memerlukan isyarat dan dorongan untuk terlibat.

Diagnosis dan Tindakan Kurangi Risiko

 Tidak seperti penyakit rematik atau asam urat, yang dapat ditangani secara khusus oleh ahli tematologi atau penyakit jantung oleh ahli jantung. Penyakit Alzheimer tidak memiliki dokter yang mengkhususkan diri dalam perawatannya, namun Anda dapat mengunjungi dokter umum atau internis menyangkut masalah yang dihadapi.

Untuk masalah yang perlu penanganan ahli, dokter umum dapat merujuk pasien ke salah satu spesialis seperti, ahli saraf (mengkhususkan diri dalam penyakit pada sistem otak dan saraf), psikiater (mengkhususkan diri dalam gangguan yang memengaruhi suasana hati atau cara kerja pikiran), dan psikolog (mengkhususkan diri dalam pengujian memori, konsentrasi, pemecahan masalah, kemampuan bahasa dan fungsi mental lainnya). Tidak ada tes tunggal untuk mendiagnosis Alzheimer. Pemeriksaan medis dilakukan untuk mengevaluasi kesehatan secara keseluruhan dan mengidentifikasi setiap kondisi yang dapat memengaruhi kemampuan otak.

Hingga saat ini belum ditemukan perawatan, obat-obatan, atau pil yang bisa mencegah penyakit Alzheimer, tetapi beberapa tindakan dapat mengurangi risikonya. Tindakan tersebut antara lain, menurunkan kolesterol dan tingkat homocysteine, menurunkan tekanan darah tinggi, memeriksa kadar gula dalam darah, berolahraga secara rutin, terlibat dalam kegiatan yang merangsang pikiran, dan melakukan diet sehat.

Ya, itulah Alzheimer, gangguan pada saraf otak sehingga mengakibatkan kesulitan dalam mengingat dan berpikir. Kenali gejalanya dan segeralah ambil tindakan cepat untuk megurangi risiko penyakit tersebut.

Bergegaslah, jangan menunggu hingga akut..

One Comment
  1. azhmyfm permalink

    Sara,pilihanmu menulis tentang Alzheimer ini cukup tepat, karena penyakit ini sering disalahpahami hanya diderita orang lanjut usia. Pemaparanmu yang singkat tapi padat ini, kian menjelaskan gejala dan tindakan yang harus dilakukan penderita untuk mengurangi resiko.

    Teknis penulisanmu juga sudah baik, barangkali hanya beberapa pengulangan kata maupun penggunaan kalimat yang pasif sebaiknya memang lebih baik dihindari. Pemilihan judul yang lugas ini, mungkin masih dapat dibuat dengan klebih menarik. Begitu pula penutup, yang alangkah baiknya dapat melibatkan pembaca.

    Namun sebagai sebuah tulisan tentang ilmiah, sudah oke, kok. So, kirimkan ke media massa segera, ya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: