Skip to content

Waspada Leptospirosis pada Musim Hujan

by pada 7 Desember 2012
(schnauzers-rule.com)

(schnauzers-rule.com)

Oleh Tiya Septiawati

Musim penghujan telah tiba. Banyak penyakit yang harus diwaspadai karena dapat menyerang sistem kekebalan tubuh kita. Salah satu penyakit yang muncul saat musim hujan adalah leptospirosis.  Sudahkan Anda mengetahui apa itu leptospirosis alias kencing tikus?

Leptospirosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri leptospira yang banyak terdapat pada air seni binatang tikus. Bakteri ini dapat hidup di air tawar dan tanah selama satu bulan, namun dapat dibasmi menggunakan desinfektans. Biasanya bakteri ini akan mendeteksi bagian dinding, lantai, dan bagian rumah yang rentan terkena air kotor saat musim hujan.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Tangsel Tri Utami, bakteri yang dihasilkan dari air kencing tikus ini mudah terbawa oleh genangan air hujan. Bakteri leptospira tidak hanya menyerang manusia, melainkan juga dapat menyerang hewan peliharaan yang ditularkan oleh tikus atau hewan liar lainnya. Musim hujan, penyebaran leptospirosis  mudah ditularkan melalui kontak langsung yang masuknya melalui kulit luka yang terbuka atau makanan. Leptospirosis paling sering terjadi melalui tikus pada saat banjir, karena pada saat banjir banyak air tergenang, sampah-sampah yang terbawa arus dan tanah becek menyebabkan bakteri leptospira berkembang biak dengan mudahnya.

Penyakit ini memiliki gejala seperti demam tinggi, menggigil, sakit kepala, lesu, muntah-muntah, radang mata, dan nyeri otot betis serta punggung. Bila mengalami gejala tersebut, sebaiknya Anda segera ke dokter agar dapat ditangani dan diberi obat.   Jika tidak, penyakit  tersebut akan menyerang organ vital tubuh, yakni jantung, ginjal, dan liver. Jika ginjal terserang,  Anda dapat mengalami penurunan fungsi ginjal dan harus menjalani cuci darah. Bila menyerang jantung, Anda dapat meninggal dunia. Sedangkan bila menyerang liver, Anda akan menunjukkan gejala kuning dan pembengkakan pada liver.

Leptospirosis dapat dicegah melalui berbagai cara, yaitu hindari kontak langsung dengan kotoran hewan, menggunakan alas kaki saat ke luar rumah, dan jangan berenang di tempat yang kemungkinan sudah tercemar urin tikus. Hal-hal sederhana seperti mencuci tangan setelah kontak langsung dengan hewan, membasmi tikus, dan menyimpan makanan di tempat yang bersih juga dapat mencegah tubuh kita terserang leptospirosis.

Nah, kini Anda sudah sedikit mengenal apa itu penyakit leptospirosis. Untuk menghindari segala penyakit yang ada saat musim hujan, Anda harus menjaga kebersihan lingkungan dan badan. Dengan tubuh yang bersih dan sehat, tentu segala jenis penyakit dapat dihindari dengan mudah. Segera periksakan ke dokter jika menemukan gejala penyakit leptospirosis. Selamat bersih-bersih karena sesungguhnya bersih itu indah. Salam sehat!

One Comment
  1. azhmyfm permalink

    Alhamdulillah, tulisan ini berhasil dimuat di DepokNews.com pada Senin 05 Januari 2013 (lihat disini:http://www.depoknews.com/musim-hujan-waspada-serangan-leptospirosis.html).

    Janji nilai A untuk Ujian Akhir Semester akan saya penuhi untuk Tiya Septi, terlebih ini merupakan pemuatan tugas kedua di media massa. Ayo, siapa menyusul?

    Semoga hal ini menjadi langkah awal bagi keberhasilan Tiya Septi dan semua mahasiswaku, memasuki dunia jurnalistik dalam arti sebenarnya di media massa.. Aamin ya Rabb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: