Skip to content

Air Matamu

by pada 12 Desember 2012
(mahamahu.com)

(mahamahu.com)

Oleh Hasbullah

Dalam hidupku tak ada yang mampu membuatku menahan kesedihan jika sedang melihat seorang ibu menangis di hadapanku. Entah karena naluri sebagai seorang anak yang pernah tinggal di dalam perutnya, atau memang emosi sesaat.

Air mata yang pernah kulihat ketika ibu sedang menangis adalah air mata yang menjadikan pikiranku bingung ketika itu. Sebab aku berpikir akan dua hal, apakah air mata ibu merupakan air mata kesedihan atau sebaliknya terharu bahagia.

Jika kesedihan yang ia rasakan mungkin aku tahu penyebabnya. Ibu menjadi orang tua tunggal semenjak tiga tahun lalu. Ayah pergi meninggalkan ibu secara mendadak, aku menganggap kematian ayah adalah takdir, namun ibu tak bisa menerima kepergian ayah yang hidup menemaninya selama dua puluh tahun. Semenjak itu usaha yang dilakoni ayah ketika beliau masih hidup kini dijalankan oleh ibu. Dulu, ibu tak mau tahu urusan itu. Dia hanya memikirkan urusan dapur saja. Namun sekarang berbeda, ibu yang mengemban kedua tugas itu. Mungkin ini yang membuatnya semakin bersedih.

Ketika memikirkan akan hal itu, motivasi untuk menjalankan hidup yang lebih baik kian berada di puncak. Tetapi, apa yang aku pikirkan pada saat ibu mengeluarkan air mata bukan hanya kesedihan melainkan kebahagian. Jika memang benar air mata yang beliau keluarkan bermakna kebahagian, aku sangat senang.

Itulah ibu ku, air mata yang selama ini kulihat ketika mengadu pada-Nya menjadi rahasianya. Namun aku selalu berharap air yang keluar dari matanya merupakan ekspresi terharu dari rasa bahagia karena mempunyai anak seperti aku. Aku sangat mencintai dan menyayanginya karena dia merupakan satu-satunya manusia di dunia ini yang mampu membuat ku bangkit dari keterpurukan.

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: