Skip to content

Munculnya Virus Baru

by pada 16 Desember 2012
Virus Coronavirus yang disebut juga sebagai SARS bentuk ketiga (scitechdaily.com)

Virus Coronavirus yang disebut juga sebagai SARS bentuk ketiga (scitechdaily.com)

Oleh Mutia Avrinanda

Masih ingatkah Anda terhadap virus SARS atau Sindrom Pernafasan Akut yang terjadi beberapa tahun yang lalu? Virus yang menyebar dengan cepat ke seluruh masyarakat di dunia. Sekitar 8.098 orang pada tahun 2002 sampai 2003 terjangkit virus membahayakan tersebut. Namun, tahukah Anda muncul virus yang serupa belakangan ini?

Pada musim haji beberapa waktu lalu, sebuah virus baru muncul di Arab Saudi. Perubahan cuaca yang sangat ekstrem tahun ini, yang bersamaan dengan awal musim haji, menghadirkan bentuk baru Coronavirus. Coronavirus adalah sebuah keluarga besar virus, termasuk juga yang menyebabkan flu biasa dan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome). Jenis virus ini dianggap sebagai salah satu bentuk common cold (flu).

Coronavirus menyebabkan gejala infeksi saluran pernapasan, antara lain batuk dan sesak napas. Bentuk serangannya mirip seperti SARS, tetapi hanya flu biasa disertai batuk dan pilek. Jika infeksi virus ini sudah menyebabkan keterlibatan paru, gejalanya akan bertambah berat. Biasanya dapat menyebabkan gagal napas.

Coronavirus didiagnosis menjangkiti tiga orang. Pertama berasal dari seorang pasien Arab Saudi yang terdeteksi di rumah sakit di Jeddah. Pasien kedua juga berasal dari Arab Saudi, dan yang ketiga pasien dari wilayah Teluk di London, Inggris. Dua pasien telah meninggal dunia dan pasien ketiga masih dirawat. Pasien ketiga dirawat karena gagal ginjal di unit perawatan intensif di London. Sebelumnya, pasien tersebut melakukan perjalan ke Arab Saudi dan Qatar. WHO menjelaskan, sampel virus dari pria Qatar itu sama dengan virus yang berasal dari pria Arab Saudi yang meninggal.

Gejala-gejala yang perlu diwaspadai adalah demam, batuk, dan kesulitan bernapas. Virus ini dapat menyebar lewat pernapasan ketika penderitanya batuk atau bersin. Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir. Penularan Coronavirus dari satu orang ke orang lain selama ini belum terbukti. Para ahli percaya bahwa virus baru ini sangat tidak menular. Coronavirus sendiri sebenarnya cukup rapuh. Virus tersebut hanya dapat bertahan hidup selama satu hari di luar tubuh dan mudah dihancurkan oleh deterjen biasa.

Anda hanya cukup waspada dengan memperhatikan dan menjaga kesehatan diri sendiri. Dengan begitu Anda dapat mencegah penyakit yang akan masuk ke tubuh Anda. Perhatikan kebersihan pribadi dengan selalu mencuci tangan, mengenakan masker jika dalam keramaian serta, sering pula menggantinya. Beristirahat dengan cukup dan makan makanan yang bergizi. Jagalah daya tahan tubuh Anda agar selalu sehat dan kuat. Salam sehat!

===============================================================

Referensi:

http://www.jurnalhaji.com/who-masih-deteksi-coronavirus/

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: