Skip to content

Kelainan Albino pada Manusia

by pada 21 Desember 2012
Tipe Albinism Black Lock Cell Migration Disorder Syndrome  atau biasa disebut ABCD (psychology.wikia.com)

Tipe Albinism Black Lock Cell Migration Disorder Syndrome atau biasa disebut ABCD (psychology.wikia.com)

Oleh Ani Sri Nuraini

Pernahkah kita mendengar Hypomelanism atau Hypomelanosis? Pasti sangat asing di pendengaran kita. Namun, jika saya katakan penyakit Albino, pasti di pikiran Anda adalah kelainan yang ditemukan pada hewan. Tetapi, ternyata tidak hanya pada hewan saja, kelainan tersebut juga ditemukan pada manusia.

Kelainan Albino terjadi karena hilangnya pigmen melanin pada mata, kulit, dan rambut. Biasanya penderita memiliki kulit dan rambut yang tak normal. Kulit berwarna putih susu atau putih pucat dan mata memiliki iris merah.

Di sebagian negara, kelainan Albino pada manusia jarang ditemui, dan dapat dihitung dengan jari. Tetapi tidak dengan Tanzania, Afrika Timur. Di sana,  penderita Albino sekitar 200.000 jiwa, Seperti yang di lansir sebuah situs online terpercaya.

Kelainan Albino berawal dari timbulnya bercak putih seperti panu atau penyakit kulit pada bagian tubuh. Bercak tersebut semakin lama semakin melebar dan menutupi seluruh bagian tubuh secara merata. Namun, penderita harus melalui proses yang cukup lama agar bercak tersebut merata. Rambut pun berubah menjadi pirang seperti orang Barat.

Sebagian masyarakat mengira jika penyakit tersebut berasal dari infeksi pada kulit. Pada kenyataanya, penyakit tersebut merupakan ginetik atau kelainan biologi dari gen-gen resesif yang diturunkan orang tua si penderita. Gen Albino menyebabkan tubuh tidak dapat membuat pigmen melanin dengan sempurna.

Menurut referensi yang saya baca, kelainan Albino memiliki dua tipe utama. Pertama, Oculocutaneous Albinism yaitu hilangnya pigmen melanin pada mata, kulit, dan rambut pada manusia. Kedua, Ocular Albinism, yaitu hilangnya pigmen melanin hanya pada mata saja.

Tidak hanya dua tipe itu saja, ternyata kelainan tersebut juga memiliki tipe lainnya yaitu Recessive Total Albinism; Albinism Black Lock Cell Migration Disorder Syndrome (ABCD); dan Albinism Deafness Syndrome (ADFN).

Recessive Total Albinism, yaitu sama seperti tipe utama Ocular Albinism, tetapi kulit penderita terlihat normal; Albinism Black Lock Cell Migration Disorder Syndrome (ABCD), yaitu penderita memiliki bercak hitam yang letaknya tidak beraturan di sekujur tubuh hingga wajah; sedangkan Albinism Deafness Syndrome (ADFN), yaitu penderita Albino mengalami ketulian.

Akibat hilangnya pigmen melanin pada tubuh, membuat kulit menjadi lebih sensitif pada cahaya matahari, sehingga mudah terbakar. Maka penderita Albino sebaiknya menghindari cahaya matahari secara langsung dengan kacamata dan topi, atau melindungi kulit mereka dengan menggunakan Sunscreen. Baju penahan sinar matahari dan pakaian renang juga merupakan alternatif lain untuk melindungi kulit dari cahaya matahari yang berlebihan.

Kelainan Albino pada tubuh manusia hingga sekarang tidak dapat diobati atau disembuhkan. Tetapi penderita dapat menggunakan alternatif di atas untuk menjauhkannya dari kanker kulit. Dengan menggunakan alternatif tersebut, penderita dapat memperbaiki daya lihat; melindungi mata dari sinar terang; dan menghindari kerusakan kulit dari cahaya matahari langsung.

One Comment
  1. azhmyfm permalink

    Alhamdulillah, satu lagi, tulisan ini berhasil dimuat di Suara Merdeka Online pada Senin 07 Januari 2013 (lihat disini: http://citizennews.suaramerdeka.com/?option=com_content&task=view&id=1794).. Ayo, siapa lagi menyusul

    Janji nilai A untuk Ujian Akhir Semester akan saya penuhi untuk Ani Sri, terlebih ini merupakan pemuatan tugas kedua di media massa.

    Semoga hal ini menjadi penyambung langkah kesuksesan bagi Ani Sri dan semua mahasiswaku, memasuki dunia jurnalistik dalam arti sebenarnya di media massa.. Aamin ya Rabb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: