Skip to content

Bahayanya Kantong Teh

by pada 26 Desember 2012
(rootsofmadinahjurnal.blogspot.com)

Kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup akan larut jika kita mencelupkan kantong teh lebih dari 3 – 5 menit. (rootsofmadinahjurnal.blogspot.com)

Oleh Syansi Risyad

Apakah benar teh celup membahayakan kesehatan? Kenapa demikian? Apakah  penyebabnya adalah kemasannya berupa kantong kertas kecil berserat renggang, yang ternyata mengandung chlorine. Inikah yang antara lain bisa menyebabkan kemandulan, keterbelakangan mental dan kanker!

Teh merupakan minuman tradisional yang bahan dasarnya terbuat dari daun teh yang dikeringkan. Seiring berubahnya zaman, teh tradisional yang dibuat dengan cara di-godok terlebih dahulu sudah jarang ditemui. Hal ini disebabkan kepraktisan teh celup, menjadi pilihan favorit di kalangan rumah tangga.

Di balik kepraktisan dan keunikan yang di sajikan oleh teh celup, ada sebuah hal yang menggemparkan para pecinta teh di seluruh dunia. Bahwa saat ini teh celup menjadi sedikit berbahaya karena dalam kantung teh celup mengandung clorine. Kandungan zat klorin di kantong kertas teh celup akan larut jika kita mencelupkan kantong teh lebih dari 3 – 5 menit.

Klorin atau chlorine, zat kimia yang lazim digunakan dalam industri kertas. Fungsinya, disinfektan kertas, sehingga kertas bebas dari bakteri pembusuk dan tahan lama. Selain itu, kertas dengan klorin memang tampak lebih bersih. Karena bersifat disinfektan, klorin dalam jumlah besar tentu berbahaya. Tak jauh beda dari racun serangga. Banyak penelitian mencurigai kaitan antara asupan klorin dalam tubuh manusia dengan kemandulan pada pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang, dan kanker.

Saat ini sudah banyak penemuan-penemuan mengenai makanan dan minuman, hasilnya banyak sekali yang mengandung zat-zat berbahaya. Jika dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan penyakit kanker dan bahkan bisa berujung pada kematian.

Jadi, kita sebagai seorang konsumen seharusnya mampu lebih selektif dalam memilih dan mengonsumsi suatu produk. Banyaknya zat kimia yang terdapat dalam produk yang dapat dikonsumsi menjadikan kita sedikit waspada, namun pengonsumsian yang tidak berlebihan dan rentang waktunya tidak selalu sering masih membuat diri kita sedikit aman dari dampak besar akibat bahan kimia tersebut.

From → Feature

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: