Skip to content

Ibu, Oh Ibu

by pada 3 Januari 2013
(apakabardunia.com)

(apakabardunia.com)

Oleh Lina S Wulandari

Sulit rasanya bila aku bercerita tentang ibu. Kutatap wajah ibu, tak dapat kubendung rasa cintaku, namun sulit rasanya untuk mengutarakan rasa itu kepadanya. Banyak cerita yang membuatku tak kuasa menahan air mata. Ibu terlalu istimewa. Jika ada kata yang lebih tinggi dari istimewa, aku akan menggunakan kata itu untuk melukiskan sosok ibuku.

Selama ini aku selalu berusaha membuat ibuku bangga, tapi aku lebih sering mengecewakannya. Kecewa itu tak diperlihatkan oleh ibu, namun hal itu tersirat dari wajahnya. Wajah itu, membuatku terpukul. Saat aku melakukan hal yang salah, aku berfikir, mengapa aku tak memikirkan perasaan ibu saat melakukan hal itu?

Masih banyak kelakuanku yang membuat ibu kecewa. Namun, ibu lebih banyak bersabar. Aku pernah beberapa kali mendengar ibu menangis sendirian, entah menangis karena aku atau karena hal lain. Ketika ibu menangis, aku pun menangis. Karena mengingat segala sikapku yang tak baik terhadapnya.

Selain rasa bersalah yang hinggap di hatiku karena sering mengecewakan ibu, sosok ibuku juga menjadi tempat aku mencurahkan isi hatiku maupun pikiranku. Ibuku adalah seorang pendengar yang baik. Aku juga berusaha untuk menjadi pendengar yang baik untuk ibu. Mendengarkan segala keluh kesahnya, mendengar pengalaman yang ibu alami, dan berbagai hal yang ibu ingin ceritakan, aku berusaha menjadi tempat yang nyaman untuk bercerita. Aku berusaha dan terus berusaha tidak mengecewakan ibuku. Karena ibu adalah wanita yang hebat menurutku.

Banyak orang mengatakan kasih sayang ibu sepanjang masa. Itu memang benar adanya. Jikalau bercerita tentang ibu, pasti tidak akan pernah selesai. Sifat sebagai seorang ibu yang penyabar dan memiliki perasaan yang kuat, di satu sisi menjadi harta yang sangat istimewa. Mungkin nanti setiap perempuan termasuk aku akan mengalami hal yang sama jika menjadi seorang ibu.

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: