Skip to content

Barang Diskon Menipu?

by pada 17 Januari 2013
(linggau-blogservice.com)

(linggau-blogservice.com)

Oleh Ani Lestari (Pb 3A)

Siapa yang tidak tertarik dengan barang barang yang berharga murah? Apalagi barang tersebut memiliki brand terkenal. Kita sering menjumpai toko-toko yang menawarkan diskon besar-besaran untuk mendapatkan barang yang kita inginkan. Tapi, perlu diperhatikan ya, barang bermerek  dan diskon belum tentu berkualitas baik.

Wanita sering kali tertipu dengan tulisan diskon, apalagi jika diskon yang ditawarkan mencapai 50% hingga 80%. Siapa sih yang tidak tertarik? Mereka dengan mudahnya mengeluarkan lembaran-lembaran  rupiah dari dalam dompet demi mendapatkan barang diskon, dengan alasan “Kapan lagi dapat barang diskon hingga 70% apalagi barang bermerek..”

Ari Setiani seorang karyawan swasta yang gemar berbelanja pakaian di berbagai toko ini selalu tertarik denagn barang diskon. Menurutnya barang diskon itu  tidak selalu berkualitas buruk. “Kalau kita pintar memilih barang-barang yang didiskon pasti gak akan ketipu kok” ujar wanita usia 25 tahun ini saat sibuk memilih pakaian di mall.

Barang diskon yang sering kita jumpai di mall-mall itu memang tidak semua berkualitas buruk. Banyak juga barang yang berkualitas baik dijual secara diskon. “Barang diskon, gak selalu buruk kok. Tergantung ketelitian kita milih barangnya. Contohnya, sepatu yang saya pakai sekarang  juga barang diskon kok. Saya beli dua tahun yang lalu, pas diskon di salah satu mall di Depok” tambahnya.

Kenapa sih barang bisa didiskon besar-besaran? Berbagai alasan dikemukakan oleh pedagang.  Mulai dari barang yang sudah tidak laku, stock barang yang  di toko ingin diganti dengan stock yang baru, sudah balik modal tapi stock barang masih banyak, hingga barang penghabisan karena toko ingin tutup atau pindah.

T idak semua orang menyukai barang diskon. Pernahkah Anda iseng-iseng menghitung harga barang diskon yang Anda beli?.  Tutik, ibu  dari 6 orang anak ini mengaku tidak tertarik dengan barang-barang diskon. “Kualitasnya gak terlalu bagus, model-model baju yang didiskon juga monoton. Rata-rata model lama” ujarnya.

 “Kalau dihitung-hitung kita ketipu loh beli barang diskon. Harga barangnya ditaikin dulu sama pedangnya terus baru didiskon. Jadi kita sama aja beli barang dengan harga normal” tambah wanita paruh baya ini disela-sela kesibukannya.

Yup!  kalau dihitung-hitung dengan teliti kita akan menemukan jawaban dari pertanyaan kenapa sih kita bisa tertipu dengan barang diskon?  harga normal akan dinaikan 15 hingga 20% oleh pemilik toko  lalu barang tersebut akan di kurangi atau di turunkan kembali beberapa persen sehingga harga barang tersebut tidak berubah atau berkurang. Initinya barang yang dijual secara diskon tersebut merupakan harga asli.

Jadi, masih kah Anda  tertarik dengan barang diskon yang terlihat fantastis? Berhati-hatilah dalam meliih barang dan selamat berbelanja.

From → Feature

2 Komentar
  1. azhmyfm permalink

    Alhamdulillah, tulisan ini berhasil dimuat di Republika Online pada Rabu, 09 Januari 2013 pukul 06.03 WIB (lihat disini: http://www.republika.co.id/berita/jurnalisme-warga/wacana/13/01/08/mgaryx-barang-diskon-menipu).

    Janji nilai A untuk Ujian Akhir Semester akan saya penuhi untuk Ani Lestari, terlebih ini merupakan tugas kedua yang dimuat media massa. Ayo, siapa menyusul?

    Semoga hal ini menjadi langkah awal bagi keberhasilan Ani Lestari dan semua mahasiswaku, memasuki dunia jurnalistik dalam arti sebenarnya di media massa.. Aamin ya Rabb.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: