Skip to content

Pengaruh Kebersihan Pasar Tradisional

by pada 26 Januari 2013
(galuhmaskarawang.blogspot.com )

(galuhmaskarawang.blogspot.com )

Oleh Hasbullah

Tak dipungkiri, untuk negara berkembang pasar tradisional merupakan tempat favorite bagi   kalangan masyarakat menengah ke bawah untuk berbelanja sesuatu sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.  Semua kebutuhan mulai dari sandang,pangan hingga produk elektronik pun tersedia di pasar tradisional. Bahkan penyedia jasa turut serta meramaikan kondisi pasar.

Namun pengunjung pasar sering sekali mengeluh karena kurangnya kebersihan dan kerapian pasar yang dinilai masih kurang layak. Misalnya becek, bau, berantakan, kumuh dan sebagainya. Hal ini membuat kualitas bahan-bahan pokok menurun serta dapat mempengaruhi  kesehatan konsumennya.

Di Indonesia yang merupakan negara berkembang, terkhususkan bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah, memilih berbelanja disuatu pasar tradisional merupakan pilihan yang tepat. Sebab dewasa ini bahan-bahan sembako yang harganya kian melonjak naik, ditambah dengan kebutuhan yang tidak terpuaskan. Kondisi ini seolah mengharuskan masyarakat memilih berbelanja di pasar tradisional, dibandingkan berbelanja di sebuah supermarket atau semacamnya dengan harga yang lebih mahal.

Akan tetapi jika kondisi pasar tidak memberi kenyamanan pada pengunjungnya serta bahan-bahan sembako yang dibutuhkan kurang terjaga kebersihannya, seperti sering terlihat hinggapnya serangga dan menempelnya debu kotoran  di sayuran yang tidak terbungkus plastik. Hal ini tentu akan memberi dampak yang buruk bagi kesehatan konsumennya.

“Saya suka belanja di pasar ini karena harganya lebih murah, tapi kuatir juga jualannya menjadi kotor, seperti sayuran. Jadi takut sakit, nanti,” ujar Nuraeni yang sedang membeli wortel.

Berbagai macam penyakit bisa ditimbulkan, akibat kurangnya kebersihan makanan. Seperti diare, sakit perut, dan lainnya yang dapat mengancam nyawa sekalipun, seperti kanker, bisa saja terjadi. Oleh sebab itu, kebersihan dan kerapihan sangatlah penting untuk diterapkan pada pasar tradisional. Tidak hanya menjaga kualitas bahan-bahan pokok seperti  sayur-sayuran, tetapi juga untuk mencegah dari berbagai macam penyakit baik yang berdampak ringan maupun yang tidak.

Tidak hanya itu, dengan menerapkan pola kebersihan dan kerapian di sebuah pasar tradisional.akan memberikan pengaruh yang baik bagi pengunjung. Jika selama ini pasar tradisional sesak dipenuhi kalangan masyarakat menengah ke bawah saja, namun jika pola kebersihan dan kerapihan diterapkan, maka masyarakat yang berpenghasilan tinggi pun tidak segan beralih dari berbelanja di supermarket ke pasar tradisional.

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: