Skip to content

Jangan Heran Wanita Cerewet

by pada 4 Februari 2013
(sosbud.kompasiana.com)

(sosbud.kompasiana.com)

Oleh Arinda Tara Putri (Pb 3B)

“Dasar perempuan! Cerewet!” ujar seorang pria dengan nada tinggi pada pasangannya. Ya, memang terkenal dengan sifatnya yang cerewet. Begitulah wanita. Ada yang terganggu?

Cerewet berarti banyak bicara. Kita juga tahu, hampir semua wanita adalah orang yang cerewet. Ini wajar untuk sosok kaum Hawa. Tapi seringkali kaum Adam tak terima dengan keadaan ini. Mereka suka mengeluh dan menunjukkan perasaan tidak suka, dengan saudara perempuan atau pasangannya yang terdengar selalu mengeluarkan kata-kata. Hmmm, seakan tak ada habisnya.

Tak hanya kaum adam yang jadi punya masalah. Setelah mendapat keluhan ‘cerewet’, wanita nanti juga akan kesal dengan respon dari pria. Berbicara sedikit, cuek, dan jarang menunjukkan perasaannya. Itulah kesan yang yang ada di diri para pria.

Pada dasarnya, struktur otak wanita dan pria memang berbeda. Otak wanita mempunyai letak  kemampuan bahasa yang ada di bagian depan otak kiri dan sebagian kecil di otak sebelah kanan. Sementara pria, kemampuan berbicara dan bahasa hanya di bagian otak kiri. Wah, jadi ini yang jadi penyebabnya.

Menurut penuturan dr. Aisah Dahlan, Kepala Unit Narkoba RS. Bhayangkara SESPIMMA POLRI, dalam seminarnya di Politeknik Negeri Jakarta, dalam sehari pria mengatakan 2000-4000 kata, 1000-2000 bunyi vokal, 2000-3000 bahasa tubuh, dan rata-rata komunikasi sebanyak 7000 kata. Jauh berbeda dengan seorang wanita yang mengatakan 6000-8000 kata, 2000-3000 bunyi vokal, 8000-10000 bahasa tubuh, dan rata-rata 20.000 kata.

Bisa dibayangkan, kan? Dari fakta itu, kita tahu bahwa wanita memang punya produksi kata yang sangat banyak dalam otaknya per satu hari. Hal itu yang membuat mereka lebih banyak bicara daripada laki-laki. Wanita lebih suka ngobrol, cerita, berbagi dari pagi hingga malam hari.

Profesor psikologi Diane Halpern dari Claremont McKenna College di California, Amerika Serikat (AS) pernah mengatakan bahwa pria lebih baik dalam memecahkan masalah matematika dan perempuan lebih baik dalam membaca dan menulis. Otak pria dibuat untuk pekerjaan khusus dan fokus. Itu juga sebab lebih banyak pria yang memimpin perusahaan dan lebih banyak wanita menjadi sekretarisnya.

Nah, sudah tahu kan sekarang? Jadi jangan heran kalau banyak sekali wanita cerewet. Juga jangan heran jika pria diam dan terkesan cuek.

From → Feature

One Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: