Skip to content

Pasar Lenteng Agung

by pada 4 Februari 2013
(www.beritajakarta.com)

(www.beritajakarta.com)

Oleh Chatarina Ardita

Tempat ini tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Setiap hari selalu ramai di kunjungi oleh pembeli. Tempat terjadinya proses jual beli, tawar-menawar. Letaknya hampir tersebar di setiap kota. Strategis sehingga mudah transportasinya. Harga yang ditawarkan juga terjangkau. Tak heran banyak yang lebih memilih belanja di pasar tradisional daripada pasar swalayan.

Pasar tradisional yang akan dibahas dalam feature ini terletak di daerah Lenteng Agung. Beralamat di Jl. Raya Jagakarsa, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Mempunyai nama sama dengan daerah pasar tersebut. Namanya pasar Lenteng Agung. Pasar ini baru selesai di renovasi sekitar bulan Januari lalu. Memiliki bangunan yang luas dan kokoh.

Pasar ini memiliki dua lantai. Memiliki tempat parkir mobil yang cukup luas. Parkir motor letaknya terpisah dengan mobil. Parkir mobil di depan pintu masuk, sementara motor di bagian bawah. Keamanan pasar ini cukup terjaga. Pasar buka dari pagi hari dan tutup saat hari menjelang sore.

Sama seperti pasar di tempat lain, pasar Lenteng Agung menjual berbagai barang. Mulai dari sayuran, ikan, beras, buah-buahan, baju, kosmetik dan lain-lain. Lantai satu diisi oleh pedagang buah, sayur, ikan, dan lain-lain. Bisa dibilang bagian lantai dasar pasar berisi penjual barang kebutuhan pokok. Lantai kedua pasar berisi pedagang baju, tas, sepatu, mainan, kosmetik, perabot rumah tangga, dan lain-lain.

Salah satu pembeli yang sering berbelanja di pasar ini adalah Yati (44). Ibu dua anak ini hampir setiap hari berbelanja di pasar Lenteng. Alasan utamanya adalah karena letaknya tak jauh dari rumah. “Saya udah sering belanja disini. Pasar yang paling deket kan cuma di sini,” ujarnya sehabis berbelanja kebutuhan warungnya. Yati memiliki warung kelontong dirumahnya. Hampir semua barang dagangannya di beli di pasar itu.

“Harganya sih nggak terlalu beda jauh sama pasar lain. Cuma saya kan udah punya langganan, jadi sering di kasih murah sama pemilik tokonya.” tambah Yati.

Selain berbelanja keperluan tokonya, Yati juga berbelanja kebutuhan sehari-hari dipasar itu. Beras, sayuran, buah, dan perabot rumah tangga ia beli di sana. Biasanya ia berbelanja ditemani sang suami.

Yati mengaku lebih nyaman dengan pasar Lenteng setelah direnovasi. “Waktu pasar lagi direnov, saya nggak betah lama-lama. Apalagi waktu hujan, becek semua. Ditambah lagi tempatnya nggak teratur, jadi saya bingung nyari toko langganan saya,” ujarnya.

Yati berharap semua pedagang dan pembeli dapat menjaga kebersihan pasar. Setelah kebersihan terlaksana maka tercipta keamanan dan kenyamanan. Itu akan membuat dampak bagi kedua belah pihak. Pembeli akan merasa nyaman berbelanja di pasar itu. Pedagang mendapat keuntungan dari banyaknya pembeli yang datang.

Itulah suasana singkat pasar Lenteng Agung. Pasar yang selesai di renovasi sekitar bulan Januari lalu. Hampir setiap hari ramai pembeli. Kondisi pasar bersih dan tertata. Yati adalah salah satu pembeli setia di pasar Lenteng Agung. Bagaimana dengan kondisi pasar di sekitar daerah Anda? Sudahkah bersih dan tertata?

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: