Skip to content

Tarif Baru KRL Diundur

by pada 4 Juni 2013
(lensaindonesia.com)

(lensaindonesia.com)

Oleh Nadya Nur’aini

PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) mengumumkan bahwa pihaknya akan menunda penerapan tiket elektornik (e-ticketing) dan tarif baru krl progresif  pada Juli 2013.

Direktur Utama KCJ Tri Handoyo menyatakan  alasan penundaan  karena  perangkat  untuk mendukung tiket elektornik dan sosialisasi kepada masyarakat masih belum siap, sehingga masyarakat harus menunggu sebulan dari awal penetapan pada 1 Juni 2013.

“Perangkat untuk mendukung e-ticketing sudah dipasang di setiap stasiun, tapi perlu disesuaikan dengan sistem,” kata Tri.

Tri menambahkan pada 1 Juni 2013 pihaknya akan melakukan uji coba e-ticketing. Penggunaan e-ticketing hanya berlaku pada waktu tertentu, yaitu pukul 09.00—16.00 WIB. Di luar waktu tersebut masyarakat  dapat menggunakan tiket manual kertas sama seperti sebelumnya.

Pada 1 Juni 2013 masyarakat pengguna kereta masih menggunakan tarif lama. Tri mengatakan bahwa sebelum berlakunya tiket elektronik, tiket progresif masih tetap. untuk commuter, Rp 8.000-Rp 9.000. Tarif tersebut telah berlaku sejak Oktober 2012.

“Dengan 2 sistem tiket tersebut, tarif progresif tidak mungkin diterapkan, sehingga tarif sebelumnya masih tetap berlaku,” jelasnya.

Sementara itu, penumpang kereta commuter Wahyu Wijaya mengaku kecewa atas penundaan keputusan tersebut.

“Seharusnya pihak itu (KCJ) jangan mengumbar janji, jika belum siap buat apa diumumkan ke publik, padahal masyarakat sudah berharap banyak, dan saya mengharapkan agar proses sosialisasi nanti dapat dijalankan dengans serius” kata Wahhyu di Stasiun Depok Baru.

Sebelumnya, pihak KCJ telah mengumunkan atas rencana penggunaan tarif progresif dan elektronik (23/5) yang akan berlaku pada Juni 2013. Dengan sistem yang baru, harga tiket dihitung berdasarkan jarak yang ditempuh penumpang. Tiap lima stasiun pertama penumpang cukup membayar Rp 3.000, kemudian tiga stasiun penumpang membayar Rp 1.000.

Pemberlakuan tarif progresif untuk KRL ini menjadi sistem pentarifan yang adil. “Khususnya bagi penumpang yang melakukan perjalanan jarak dekat,” kata Tri.

Catatan Redaksi: Tulisan ini dimuat di Lensa Indonesia.com (http://www.lensaindonesia.com/2013/05/30/tarif-baru-dan-e-ticketing-krl-jabodetabek-ditunda-bro.html) pada Kamis, 30 Mei 2013 pukul 16.00

From → Feature

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: