Skip to content

Kemiskinan Picu Kriminalitas

by pada 23 Juli 2013
(simpleblog4.blogspot.com)

(simpleblog4.blogspot.com)

Oleh Guardiola

Kriminalitas erat kaitannya dengan kemiskinan. Tingginya angka kemiskinan menjadi penyebab utama maraknya kriminalitas di Indonesia. Dengan segala keterbatasan, sejumlah orang rela menghalalkan berbagai cara demi memenuhi kebutuhan hidupnya, bahkan dengan tindakan kriminal.

Masalah keterbatasan ekonomi menjadi alasan sebagian orang melakukan tindak kriminal. Banyaknya kasus yang terjadi pada tahun 2012,  berpeluang bertambah di tahun-tahun berikutnya.

Menurut Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Polri, Inspektur Jenderal Polisi Saud Usman, jumlah kejahatan di tahun 2012, tepatnya hingga November 2012, mencapai 316.500 kasus. Risiko penduduk yang mengalami kejahatan sekitar 136 orang tahun ini. “Jadi, setiap 1 menit 31 detik terjadi satu kejahatan,” ujarnya. (sumber: kompas.com)

Bicara tentang kriminalitas, tentu DKI Jakarta tidak lepas sorotan.  Kawasan ibukota merupakan paling rawan tindak kriminalitas. Banyaknya warga pendatang dari luar daerah yang gagal mendapat pekerjaan di ibukota, membuat sebagian orang memutuskan untuk melakukan tindak kriminal. Tindakan seperti mencuri dan merampok, yang bahkan berujung pembunuhan, menjadi pilihan dengan alasan pemenuhan kebutuhan hidup.

Seperti kasus perampokan di Ciracas, Jakarta Timur pada Februari 2013, dua perampok memberondong satu keluarga dengan tembakan di Jalan Tanah Merdeka IV, Ciracas, Jakarta Timur. Kedua perampok mengincar sepeda motor Honda Vario yang terparkir di halaman rumah keluarga itu. Namun aksi mereka ketahuan pemilik motor, sehingga mereka menembak.

Kriston Hutagalung (17 tahun), sang pemilik motor, pun tewas. Ayah dan kakak Kriston mengalami luka bacok, sedangkan ibunda Kriston juga sempat dirawat di Rumah Sakit Pasar Rebo. Kejadian tersebut menunjukan bahwa perampok tega melakukan pembunuhan demi mendapatkan sepeda motor incarannya.

Kanit Reskrim Polsek Ciracas, AKBP Jupriono, menyatakan angka kejahatan memang tinggi di wilayah perbatasan seperti Ciracas, Jakarta Timur. Banyaknya kasus kriminalitas di Jakarta Timur, menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Pol Rikwanto, terjadi karena tiga faktor.

Pertama, Jaktim merupakan daerah penyangga kaum urban yang datang ke ibu kota untuk mengadu nasib, karena biaya tinggal di wilayah ini relatif lebih murah ketimbang di Jakarta bagian lain.

“Jaktim bisa menampung kaum urban yang mencari kerja, sekolah, bahkan pelaku kejahatan sekali pun,” kata Rikwanto.

Banyak warga Jaktim yang menampung penghuni kontrakan atau kos tanpa benar-benar mengetahui latar belakang penghuni. (sumber: metro.news.viva.co.id)

Tidak hanya di kota-kota besar, di kota kecil pun tingkat kriminal setiap harinya selalu bertambah. Kriminalitas juga tidak mengenal usia, siapapun dapat melakukannya, baik tua maupun muda, bahkan anak-anak.

Seperti yang terjadi di Sulawesi Selatan, seorang anak bernama Andi nekat mencuri uang senilai 20 ribu rupiah di sebuah warung makan di Jalan Ujung Bulu. Di depan polisi, Andi mengaku terpaksa mencuri karena lapar seharian dia belum makan. Atas ulahnya tersebut, remaja berusia 14 tahun itu harus mendekam di tahanan Polres Bulukumba, Sulawesi Selatan. Rencananya uang hasil curian akan dibelikan makanan. Sehari-hari Andi tinggal bersama neneknya. Kemiskinan membuat mereka hanya bisa makan sehari sekali. (sumber: liputan6.com)

Dari kejadian tersebut banyak sekali pelajaran yang harus kita perhatikan khususnya para pemerintah dalam menanggulangi kemiskinan yang mengakibatkan tindak kriminal. Pelaku kriminalitas pada dasarnya terpaksa melakukan tindak kriminal, namun dalam benak pelaku memiliki kehendak untuk tidak melakukannya.

Dalam hal ini faktor kemiskinan sangat berperan dalam tindak kriminal. Kemiskinan menyebabkan perasaan tertekan dan tidak nyaman. Dengan demikian sebagian orang memnyikapi kemiskinan dengan melakukan tindak kriminalitas yang dirasa mampu membuatnya mencukupi kebutuhannya.

Catatan Redaksi: Tulisan ini dimuat di Berita21.com (http://lipsus.berita21.com/2013/berita-anda/kemiskinan-picu-kriminalitas.html)

From → Feature

One Comment
  1. gambarnya Josep Gordon Levitt.
    Ya inilah Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: