Skip to content

Jeritan Diam

by pada 5 Agustus 2013
(www.adadisini.info)

(www.adadisini.info)

Oleh  Ika Nurmala Dewi

Melayang dalam Kagum

Perlahan langit menguning
Matahari siap menjadi bulan
Siluet indah terpancar di segala penjuru bumi
Petang indah dengan segala cinta

Aku tersenyum indah
Aku merenung kagum
Selirik demi selirik dalam diam
Seperti halnya DIA
Yang hanya kukagumi dalam diam

Mungkin ini lebih baik
Tertusuk? Tidak
Air mata? Bahkan tak ada
Senyum? Selalu ada

Aku berpijak dalam perasaan kagum
Aku merasakan semuanya
Hatiku yang mengerti
Dan sikapku yang perlahan kusembunyikan

Jeritan

(erulkan.blogspot.com)

(erulkan.blogspot.com)

Kata terlalu terbata
Ucapan terlalu sulit dipercaya
Senyum pun tak menyejukan hati
Kupikir, hati sajalah yang berbicara

Diam lebih baik
Air mata yang berbicara
Biarkan menggejolak bak api di perapian
Teriakan yang menyelimuti malam ini

Yang kumaksud teriakan hati
Sekadar menggores dalam kertas putih
Apa salahnya?
Apa salahku?
Terlalu muak untuk disalahkan
Inilah goresanku

From → Puisi

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: