Skip to content

Pupus Sekelebat

by pada 1 September 2013

Oleh Yulida Medistiara

(artihidup-kita.blogspot.com)

(artihidup-kita.blogspot.com)

Rindu yang membatin

Rindu ini sampai kepada puncaknya,
membuncah!

Kau terselip di antara do’a – do’a indah yang setiap hari kupanjatkan
Dirimu, bagai pelangi yang muncul setelah hujan
Sebagai senja di sore hari.

Tanpamu, aku pun tak tahu tentang keindahan sebenarnya
Tentang arti perjuangan yang pantang menyerah
Mental  baja tanpa batas, tekad membara

Kau sosok yang berpegang teguh pada pendirian,
Seorang yang dewasa

Seandainya kau sebagai benda langit yang  kutatap setiap hari
Kehadiranmu yang kunantikan, sesejuk angin malam
Kering! Jika angin tak menyapa di heningnya malam

Bulan yang berpendar terang menjadi saksi,
Perjuangan kita di kerasnya kehidupan

Ketika langit mendung dan awan pun kelabu
Aku tahu, rindu ini semakin beradu
Petir dan hujan bergulat hebat
Rasa rindu bukan hanya sekelebat

Keunikan Cinta

(lautancintaku.blogspot.com)

(lautancintaku.blogspot.com)

Cinta, suatu hal yang  abstrak
Sulit diprediksi kapan itu datang
Juga tidak bisa dicegah, meski nalar kita mengatakan tidak
Ketika  tahu mana hal yang baik dan buruk
Perasaan hati bermain dengan lincahnya

Hawa nafsu atau cinta? Yang mana yang benar?
Cinta datang dengan sendirinya, terbiasa
Keindahan cinta datang seperti sebuah melodi, yang terus dimainkan tanpa henti
Ketika nada itu sumbang, maka ada sesuatu yang salah
Begitupun dengan cinta

Cinta, sulit di deskripsikan
Kebingungan didapat, saat  menelaahnya
Pengorbanan sebagai bumbu penyedap rasa
Sementara kebohongan, menjadi samar karna cinta

Ketulusan cinta, membuat seseorang terasa bahagia
Namun, cinta juga membuat seseorang menjadi muram
Ketika semua yang dilakukan tidak membuahkan hasil apa-apa,
Pupus

From → Puisi

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: