Skip to content

Mutu Pendidikan di Indonesia

by pada 3 September 2013
(fannyrofalina.blogspot.com)

(fannyrofalina.blogspot.com)

Oleh Imam Setiyo Arif

Dalam menentukan sebuah tujuan tentunya harus mempunyai arahan dan prinsip yang jelas. Begitu pula dalam menentukan pendidikan di negeri kita ini.

Begitu banyak permasalahan yang dihadapi sistem pendidikan di Indonesia. Mulai dari siswa itu sendiri, pihak orangtua, pihak sekolah maupun pemerintah sebagai penentu kebijakan.

Bisa dibayangkan kalau setiap kali berganti pemerintah, berganti pula menteri dan kebijakannya. Hal ini berimbas pada kebijakan sistem pendidikan di Indonesia, yang tentunya akan membuat ketidakjelasan arah dan tujuan yang ingin dicapai. Karenanya dari pendapat umum, dapat dikatakan sejauh ini sistem pendidikan di Indonesia termasuk masih gagal.

Sebagaimana yang dinyatakan anggota Komisi X dari F-PKS, Herlini Amran. “Sistem pendidikan kita memang gagal, tidak bisa menciptakan manusia berkarakter. Kesalahan dalam pendidikan  tersebut juga tak semata-mata bertumpu kepada sekolah, tapi akibat sistem dan faktor-faktor yang ikut mempengaruhinya. Seperti budaya, di tengah masyarakat yang makin terbuka.”

Selain itu dari segi siswa itu sendiri yang kurang dalam bekal ilmu agamanya. Misalnya dalam pelajaran budi pekerti atau akhlaknya, yang seharusnya terkandung di setiap sekolah. Namun kenyataannya jam pelajaran agama di sekolah, terutama sekolah umum sangat sedikit, sehingga sangat kurang memberi masukan religi kepada para siswanya.

Kegagalan pendidikan di Indonesia, mungkin juga terlalu melangitnya tujuan pendidikan di Indonesia yang menjadikan lupa membumi. Bercita-cita tinggi terhadap suatu harapan itu baik, tapi kita juga harus melihat bagaimana kemampuan masing-masing. Kita juga harus mempunyai tujuan yang jelas dan tegak dalam prinsip selama itu baik.

Seperti diungkap Nugroho pendiri Anugerah Bangsa” (ANSA) School, Semarang, “Jika kita akan membangun suatu konsep pendidikan, jelas tidak akan terlepas dari orientasi faktor tersebut. Sehingga konsep pendidikan dengan pendekatan ini, saya sebut dengan istilah membumikan pendidikan. Yaitu sebuah konsep pendidikan yang tidak lepas dari akarnya, karena dari sinilah kekuatan jati diri akan bisa dikembangkan.”

Pendidikan di negeri ini sangat butuh perhatian khusus semua pihak, baik bagi pemilik kebijakan maupun setiap individunya. Dengan saling menyadari pentingnya kemajuan pendidikan terhadap masa depan bangsa, akan semakin besar pula sikap pedulinya atas dunia pendidikan.

Semoga ya..

Catatan Redaksi: Tulisan ini dimuat di Berita21.com (http://lipsus.berita21.com/2013/berita-anda/mutu-pendidikan-di-indonesia.html)

From → Feature

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: