Skip to content

Nafasmu yang Menemani

by pada 15 September 2013

Oleh Merlina Karina

(abufahry.wordpress.com)

(abufahry.wordpress.com)

BUNDA

Ribuan lembar kertas ku gunakan
Hingga usang menghampiri
Coretan demi coretan, kata demi kata tersusun
Namun, tak mampu melukiskanmu, tak mampu membanggakanmu

Kilasan memori menyeruak mengisi pikiranku
Mencoba mengembalikan potongan kenangan bersamamu
Yang belum sempat kubalaskan
Tuk pengorbanan, tuk setiap butir keringatmu

Jika jalan ini terlalu berat, jika langkah ini terhenti
Tak kan aku menyerah, sekali pun tak kan aku mundur
Untukmu, untuk bahagiamu, Bunda
Maaf karna aku tak bisa menjadi seperti yang kau mau

Terimakasih kau selalu ada di hidupku
Terimakasih tuk senyum semangatmu
Terimakasih tuk lelahmu, tangismu
Terimakasih tuk nafasmu dan cintamu
Bunda..

Daur Ulang Semangat

(viccivoo.deviantart.com)

(viccivoo.deviantart.com)

Sesuatu yang tlah kau hadirkan
Membuat duniaku lebih berwarna
Walau musim tlah berbeda
Kau tetaplah yang pertama

Denganmu aku jauh lebih berarti
Betapa aku menyadari, hanya kau
Yang mampu melukisan setiap resahku
Dan mampu mengembalikan ceriaku

Tetaplah di sini temaniku hingga nanti
Ada cerita yang kuukir bersamamu
Lewat anggukan kepalaku yang menyertai
Setiap alunan melodi indah mu

Dengan kata-kata di setiap penggalan lirikmu
Yang mewakili perasaan sebenarnya diriku
Yang mungkin tak mampu kuceritakan
Kau mampu mengungkapkannya

Petikan gitarmu, dentuman teratur drum mu
Membuat kaki ini perlahan menghentak
Menari dengan gemulai
Mengiringi lagu-lagu yang kau putar

Terimakasih kepadamu, Musik
Yang tak pernah letih memainkan nadamu
Tuk menemani setiap hariku.

From → Puisi

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: