Skip to content

MCR, Penikmat Musikmu Setia?

by pada 5 Oktober 2013

Oleh Yulida Medistiara

mcr-hitam-putih-130325b

MCR? Kan sudah bubar, penggemarnya masih ada?

Meski grup band asal New Jersey, My Chemical Romance (MCR) membubarkan diri, pengagumnya di Indonesia masih sering bertukar informasi di media sosial maupun melakukan pertemuan (yang disebut dengan istilah kopi darat). Pecinta MCR di seluruh dunia, ada yang menyebut dirinya “The Armies,” atau “The Killjoys” maupun “MCRmy”. Berbeda nama, namun pada dasarnya mereka penggemar band yang sama.

Komunitas MCRmy Indonesia pada awalnya berisi kumpulan penggemar My Chemical Romance yang berkumpul menyaksikan film Watchmen, dengan lagu MCR sebagai soundtrack-nya. Sejak saat itu, berbagai gathering berlanjut hingga sekarang. Pertemuan biasanya dilakukan setahun dua kali, misalnya acara Ieroween (31 Oktober) untuk merayakan lahirnya Frank Iero dan ketika International MCR Day pada 23 Juli.

Tidak hanya berasal dari Jabodetabek, anggota komunitas ini berasal dari berbagai daerah, seperti Bandung, Surabaya, Medan, Lampung, Ngawi, Yogyakarta, Batam dan lain-lain. Bagi pecinta MCR yang berdomisili di Jabodetabek, @MCRmy_Indonesia sering menyelenggarakan kopi darat di Senayan, TMII, Monas, Seven Eleven dan di berbagai foodcourt pusat perbelanjaan.

Penikmat musik MCR masih antusias, walau band yang mereka gemari telah bubar dan sang gitaris membentuk band baru. Terbukti saat perayaan International MCR Day 23 Juli lalu, masih banyak orang di dunia –terutama MCRmy Indonesia– mengenang MCR dengan cara mendengarkan kembali karya mereka dan  membuat fan art. Menjadikan mereka kreatif seperti idolanya.

Pertemuan komunitas mutakhir akan diselenggarakan pada 6 oktober 2013 di Senayan pukul 10.00 dengan dress code “The Black Parade” untuk merayakan 7 tahun rilisnya album ketiga sekaligus ulang tahun sang gitaris MCR.

Grup musik bergenre rock ini sangat menginspirasi pendengarnya.. Saat pertemuan, mereka membuat karya gambar dan tulisan yang membentuk kalimat “Happy International MCR Day 23 July” Juga diadakan pertukaran ide antar penggemar, nyanyi akustik bersama lagu-lagu MCR dan kuis.

Selain bertukar informasi, mereka juga mengajak para fans membuat proyek tentang band kesayangannya. Yang pernah dilakukan antara lain, promo album Danger Days, video 10 tahun MCR, pengiriman surat dan fan art untuk Gerard dalam rangka hari lahirnya dan poster give away bekerja sama dengan toko “Musik Plus” berhadiah poster MCR dari Warner Musik Singapura.

Komunitas ini terdaftar dalam situs officialmcrmy.tumblr.com/gangs, sebagai akun resmi @MCRmy_Indonesia dan grup facebook MCRmy Indonesia. Situs tersebut merupakan situs yang diresmikan mychemicalromance.com untuk memudahkan penggemar menemukan fanbase-nya yang tersebar di seluruh dunia.

Meskipun belum ada keterangan jelas mengenai sebab bubarnya dan segala kontroversi yang muncul, para fans tetap setia mendengarkan musik mereka dan yakin MCR tidak akan pernah mati. Sebab pesan-pesan yang ditinggalkan dalam musiknya tetap hidup, selama MCRmy masih ada. Seperti yang Gerard katakan, “It can never die.

From → Feature

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: