Skip to content

Sungai Jakarta Mirip di Belanda

by pada 19 November 2013
(Foto: Dok.Pribadi)

(Foto: Dok.Pribadi)

Oleh Esther Wijayanti

Jakarta memiliki 13 sungai yang semuanya bermuara di Teluk Jakarta. Beberapa sungai yang melewati Jakarta, dibuat rapi oleh Belanda.

Di antaranya adalah sungai yang melintasi Jl. Gunung Sahari. Hingga saat ini, kita bisa melihat rapinya sungai ini. Tembok di kiri kanannya, membuat sungai ini indah dipandang.

(kabarbebas.files.wordpress.com)

Sungai di Jl. Gunung Sahari (kabarbebas.files.wordpress.com)

Sungai yang melintasi Jl. Gajah Mada juga merupakan peninggalan perawatan Belanda yang indah dipandang. Ada pohon-pohon ditanam di sisinya. Tembok di sisi-sisi sungai, menjadi ciri khas yang membedakan perawatannya dengan sungai lain di Jakarta.

Sungai di Jl. GajahMada (mmzrarebooks.blogspot.com)

Sungai di Jl. GajahMada (mmzrarebooks.blogspot.com)

Di bawah ini adalah foto sungai yang diambil dari tempat tinggal saya di Den Haag. Setiap memandang keluar, tatapan saya pasti terhenti pada panorama sungai ini. Bentuk tanggul dan perawatannya tidak jauh berbeda, dengan sungai di Jl. Gunung Sahari dan Jl. Gajah Mada Jakarta.

Jika saya berjalan menyusuri sungai yang melintasi tempat tinggal saya, inilah pemandangan yang terlihat. Sungai yang ramah lingkungan, membuat burung senang berada di sekitarnya.

 (Foto: Dok,Pribadi)

(Foto: Dok,Pribadi)

Ini adalah foto sungai tersebut dari dekat. Bening sekali, sehingga tanaman di dasar sungai bisa terlihat. Tidak ada sampah, kecuali bunga yang jatuh dari pohon di tepiannya.

 (Foto: Dok.Pribadi)

(Foto: Dok.Pribadi)

Sungai yang baik, dapat digunakan sebagai jalur transportasi, juga menjadi tempat wisata. Di bawah ini adalah koninginedag, perayaan hari ulang tahun Ratu Belanda. Masyarakat turun ke jalan-jalan dan sungai, bahkan sungai-sungai kecil pun dipenuhi masyarakat. Apalagi sungai besar.

Bukankah menyenangkan jika sungai-sungai di Jakarta dapat dilalui seperti ini, sehingga mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis?

(frontrowchic.com)

(frontrowchic.com)

Setelah 68 tahun merdeka, sungai-sungai di Jakarta masih relatif sama. Sungai peninggalan perawatan Belanda tetap menjadi sungai yang bagus. Sementara sungai lainnya tidak disentuh pemerintah. Seperti inilah pemandangan sungai Ciliwung saat ini.

Sungai Ciliwung (dinsos.jakarta.go.id)

Sungai Ciliwung (dinsos.jakarta.go.id)

Mengerikan sekali. Dengan situasi kiri kanan penuh rumah berdempet-dempetan dan tepian sungai tidak ditembok, tidak heran jika selalu meluap. Akibatnya masyarakat yang tinggal di bantaran sungai kebanjiran. Rumah-rumah semi permanen terbawa arus.

Sungai meluap sebenarnya bukan peristiwa yang abnormal. Wajar sekali, karena setiap tahun selalu ada musim hujan. Yang tidak wajar adalah sikap berdiam diri dan terus berdomisili selama 68 tahun. Keluarga beranak pinak, dan terus membangun rumahnya.

Sekarang warga Jakarta kebanjiran. Ada yang bilang ini musibah. Apanya yang musibah? Kan tiap tahun sungai memang meluap. Kan Tuhan memberikan 13 sungai kepada Jakarta untuk mengalirkan air ke sungai. Ini adalah musibah yang diakibatkan oleh manusia sendiri.

Kondisi seperti ini memperlihatkan, betapa selama ini pemerintah tidak memiliki kepedulian yang cukup terhadap sungai kita. Semoga program yang dikerjakan Pemda DKI Jakarta sekarang dapat mengantispasi dan mengembalikan kondisi sungai seperti sediakala.

Untuk memiliki sungai yang indah, pemerintah dan masyarakat perlu bersama-sama berkontribusi. Pemerintah memperbaiki, sedangkan masyarakat berhenti membuang sampah ke sungai.

Jika saja Pemerintah Indonesia lanjut merapikan sungai di Jakarta –seperti yang sudah dikerjakankan Belanda pada sungai di Gunung Sahari dan Gajah Mada– kelak sungai kita dapat digunakan untuk transportasi publik maupun kegiatan-kegiatan masyarakat.

Mimpikah saya?

Catatan Redaksi: Tulisan ini sudah dimuat di Kompasiana (http://sosbud.kompasiana.com/2013/01/20/sungai-jakarta-mirip-sungai-belanda-521315.html)

From → Feature

One Comment
  1. Serahkan pada Jokowi.
    Ayo kita dukung program-programnya demi jakarta baru!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: