Skip to content

Sepenggal Puisi untuk Ibu

by pada 22 Desember 2013

Pengantar: Dalam mempertingati Hari Ibu saat ini, kami menurunkan sebuah puisi. Yang menggambarkan penghargaan, penyesalan, kerinduan dan doa untuk ibunya yang telah berpulang. Mungkin puisi ini dapat mewakili ungkapan kalbu setiap kita pada figur yang paling berjasa di kehidupan. Semoga..

(jateng.aimi-asi.org)

(jateng.aimi-asi.org)

Oleh Ayu Apriliyanti

Mencintaimu adalah anugerah terindah dalam hidupku
Memelukmu adalah hal yang saat ini aku rindukan

Ibu..
Engkau seperti mentari yang menerangi relung jiwaku
Seperti udara yang memberikan nafas kehidupan di tempat aku berpijak
Dan seperti dinginnya air yang membasahi tubuhku, memberikan kesejukan bagiku

Terima kasih Ibu, karena telah mengenalkanku pada Sang Pencipta
Terima kasih atas kerja kerasmu dalam merawatku, mengasuhku, mendidikku sampai aku tumbuh dewasa
Terima kasih atas kesabaranmu dalam menghadapi sifat nakalku, kekanakanku, dan amarahku
Terima kasih, untuk kasih sayang dan ketulusan cinta yang kau berikan kepadaku

Maafkan anakmu, yang belum bisa membuatmu bahagia
Maafkan anakmu, yang sering kali menyakiti hatimu
Maafkan anakmu yang belum bisa membanggakan, mengerti dan memberikan kasih sayang sebesar kasih sayang yang engkau berikan untukku

Saat rasa sakit yang kau rasakan, semakin hari semakin bertambah
Saat ragamu telah lelah, merasakan sakitnya
Saat kau coba untuk menutupi dan mengabaikan sakitmu, namun sudah tidak bisa..

Aku hanya terdiam
Menangis dalam hati dan berdoa

Semoga Allah memberikan yang terbaik untukmu, Ibu..
Dan menjadikan rasa sakit sebagai penebus dosa-dosamu

Dan saat itu..
Hari Sabtu 6 Juli 2013,
Allah telah memilihkan yang terbaik untukmu
Dengan berada dekat di sisi-Nya

Ibu..
Semoga ketenangan, kebahagiaan dan kedamaian selalu bersama denganmu

Walau kini ragamu telah tiada..
Namun jiwamu selalu berada dekat di hatiku

Dan kenangan bersamamu
akan selalu menjadi hal yang terindah dalam hidupku

From → Puisi

One Comment
  1. salam kenal…
    kirimkanlah ibu yang telah tiada.. doa-doa…. karena itu yang akan membuatnya terang dan bahgia…amin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: