Skip to content

Akhir Tahun, Awal Perubahan

by pada 31 Desember 2013
(dilampung.com)

(dilampung.com)

Oleh Deliar Nur Astari

Nyaris di penghujung tahun, apa yang telah dipersiapkan untuk menyambut lembar pergantian ini? Paket wisata keliling Eropa? Atau memburu diskon di mal-mal ternama? Atau sekadar menikmati kembang api di Puncak bersama keluarga?

Momen libur panjang di akhir tahun ini memang dimanfaatkan keluarga untuk berlibur, menghabiskan waktu bersama setelah kurun sebelumnya disibukkan pekerjaan yang menyekat pertemuan mereka.

Mencari celah di rehat ini, untuk me-refresh pikiran dan menghilangkan penat yang mendera hampir tiap harinya. Berkutat dengan kesibukan yang memekakkan otak. Kehilangan quality time dengan keluarga, karena terkadang waktu luang digunakan untuk istirahat.

Liburan tentu memberi kesempatan bagi mereka untuk menikmatinya dengan keluarga. Banyak tempat wisata yang dipadati pengunjung. Mulai taman wisata, pantai, puncak, kebun binatang dan sebagainya. Hilang rasa tanggung jawab menyelesaikan pekerjaan, diganti dengan kemutlakan untuk rileksasi. Mengistirahatkan tubuh dan pikiran.

Hampir terlupakan hal pokok dalam pergantian masa ini. Renungan selama kurun satu tahun yang seharusnya menjadi kewajiban. Apa yang telah dilakukan, perubahan mana yang terealisasi? Apakah ada peningkatan ibadah, atau tetap terhenti pada titik sebelumnya? Lantas, kemana resolusi yang digembar-gemborkan itu menguap?

Nyatanya sebagian besar mereka terlena eforia tahun baru, hingga melupakan esensi pergantian. Banyak perhelatan disana-sini, sedang rumah ibadah teronggok sepi.

Apa yang kita harapkan pada tahun baru? IP meningkat, rezeki bertambah, kesehatan sepanjang tahun, dipermudah segala urusan. Tapi, sebanding kah dengan amal kita sebelumnya?

Melalaikan ibadah, melalaikan amanah. Seringnya mengunjungi mal, bioskop dan tempat serupa, ketimbang duduk sejenak di rumah ibadah. Lebih tertarik membaca status facebook, twitter dan BBM, daripada membaca satu-dua ayat kitab suci. Masih pantas kah kita meminta tambahan, sedang nikmat yang selama ini saja dikufurkan?

Bijaklah. Sadarlah. Jangan muluk mohon ini-itu, sedang kewajiban terhadap Tuhan dilalaikan. Banyak yang harus diperbaiki, banyak yang harus ditingkatkan.

Periode ini gunakan sebaik mungkin, untuk menambah pundi-pundi amal. Selaraskan dunia dan akhirat. Motivasi diri dan orang sekitar, untuk bergerak maju menuju kebaikan. Bermanfaat untuk diri sendiri, orang lain dan sekitar.

Selamat beresolusi!

Catatan: Tulisan ini sudah dimuat di Okezone.com pada Sabtu, 28 Desember 2013 pukul 14.07 WIB (http://kampus.okezone.com/read/2013/12/27/367/918338/akhir-tahun-awal-perubahan)

From → Feature

One Comment
  1. resolusi saya 140 x 160 mp.
    :D

    happy new year!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: