Skip to content

Kiat Menulis Feature

by pada 26 Januari 2014
(write-by-science-news-dot-org)

(write-by-science-news-dot-org)

Dari Redaksi

Mau ikutan Lomba Penulisan Feature? Tapi belum paham cara membuatnya? Mudah kok, ikuti deh langkah-langkah di bawah ini.

Langkah pertama: pilih dan tentukan tema yang akan Anda tulis, dari sekian banyak pengalaman, peristiwa dan isi pikiran yang ada di kepala. Ini akan membantu fokus konsentrasi, sehingga tidak melebar kemana-mana. Namun, biarkan inspirasi Anda berkembang, selama tetap pada fokus yang akan Anda tulis.

Langkah kedua: buatlah kerangka tulisan. Tuliskan pokok-pokok pikiran yang hendak Anda tuangkan dalam tulisan, sebagai pembatasan demi menjaga relevansi permasalahan utama. Tetap harus berlandaskan fakta, bukan fiksi  sepenuhnya, karena feature merupakan Karya Jurnalistik. Sastra hanya digunakan untuk mempermanis bahasa dan gaya penulisan, sedangkan imajinasi untuk memperkaya ide dan sudut pandang.

Langkah ketiga: tuliskan dulu semua yang tengah berkecamuk di kepala. Gunakan semua hasil pengamatan, wawancara, referensi dan pengetahuan maupun pengalaman Anda untuk pengisahan. Bahkan, kalau perlu, liarkan imajinasi dalam pengambilan ide demi memperdalam pengisahan yang hendak dituangkan. Jangan ada yang terlewat, tetapi tetap sesuai dengan kerangka tulisan yang telah dibuat sebelumnya.

Catatan: tak perlu Anda langsung menyusun dalam rangkaian kata-kata indah, logis dan sistematis. Apalagi kalau cuma salah ketik, kaidah tata bahasa dan EYD, Penyusunan yang rapi dilakukan nanti, setelah Anda menguras habis isi kepala.

Poster final

Langkah keempat: Memulai penyusunan, tentukan yang paling menarik sebagai lead/teras. Cukup dalam 2 kalimat, namun maknanya mencakup seluruh isi tulisan. Kemudian pilih metode penulisan, apakah mengikuti tema, atau seperti spiral yang makin ke bawah kian mendalam, atau model blok yang tiap alinea/sub judul mengisahkan hal yang berbeda meski tetap sebagai bagian dari tema utama. Lalu buat penutup, bisa berupa ringkasan, kesimpulan, klimaks atau tak ada penyelesaian. Terakhir, carilah judul yang mampu merampas perhatian pembaca.

Langkah kelima: Benturkan tulisan yang sudah jadi ini dengan kedelapan unsur Feature, Adakah tulisan itu ringan, berlandas fakta, mengandung sastra, kreatif (memunculkan sesuatu yang baru dan tidak biasa) , timeless (tidak basi), subyektif, menyentuh rasa manusiawi (human interest), serta informatif. Kalau tulisan ini sudah berisi 7 dari 8 unsur tsb, jadilah sebagai feature. Bila belum, tambahkanlah..

Langkah keenam: Bacalah ulang tulisan sebagai penulis. Tengoklah kaidah tata bahasa dan EYD yang digunakan, sudah sesuaikah dengan aturan? Lihat juga, apakah hubungan antar kata, antar kalimat, antar alinea, dan antar bagian, sudahkah logis dan sistematis? “Nyambung” bahasa dan maknanya, tak terasa ada yang “loncat” dan dipaksakan.

Periksa juga, apakah tulisan ini dipahami sebagi sindiran, penegasan, perbandingan atau pertentangan dalam mengangkat permasalahannya? Boleh pilih hanya satu gaya secara keseluruhan, atau termuat dalam tiap alinea atau lebih dari satu gaya yang digunakan, sah-sah saja, kok..

Langkah ketujuh: Bacalah ulang sekali lagi, kali ini sebagai pembaca. Cukupkah menarik perhatian? Sudah mengalirkah pengisahan yang dituliskan? Ringankah atau masih menyebabkan dahi berkerut untuk memahaminya? Masih adakah kesalahan ketik yang terlewat dikoreksi?

Selesai sudah tulisanmu. Tidak sulit, bukan? Segera kirim karyamu ke email situs kami:  kiriman_naskah@xpressijurnal.com. Dan, jadilah pemenang..!

From → Dari Redaksi

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: