Skip to content

Keajaiban Si Pedas

by pada 17 April 2014
(trendingzone.blogspot.com)

(trendingzone.blogspot.com)

Oleh Linda

Anda tentu telah mengenal dengan baik varietas sayuran yang satu ini. Ada yang berwarna merah cerah, kuning dan hijau, yang rasanya  pedas. Namun memiliki daya tarik, bagi siapa saja yang melihatnya.

Hampir setiap jenis masakan menggunakannya sebagai bumbu atau pewarna makanan alami, yang sangat disukai sebagian besar masyarakat Indonesia. Cabai (Capsicum Annuum) merupakan tanaman dari keluarga nightshade, seperti tomat dan terong.

Siapa sangka bahwa di balik rasa pedasnya, terdapat kandungan yang bermanfaat besar bagi tubuh. Salah satunya nutrisi dan Vitamin C yang tinggi, bahkan melebihi kandungan Vitamin C pada jeruk. Kandungan lainnya adalah lasparaginase dan capsaicin, yang mampu menjadi zat antikanker. Pada tangkai putih di dalam belahan cabai pun mengandung zat capsaicin —berupa minyak dan menyengat sel-sel pengecap lidah– yang menghasilkan rasa pedas dan panas di lidah, sekaligus kecanduan saat menyentap makanan yang mengandung cabai.

(daunafrika.com)

(daunafrika.com)

Meskipun pedas, namun memiliki banyak kandungan gizi di dalamnya yang baik bagi tubuh kita. Ssetiap 100 gram cabai merah segar memiliki:

Energi 31 kkal, Protein 1 gram, Lemak 0,3 gram, Karbohidrat 7,3 gram, Serat 1,5 gram, Folat 23 mg, Niacin 1,244 mg, Asam pantotenant 0,201 mg. Pyridoxine 0,506 mg,  Riboflavin 0,086 mg,  Thiamin 0,72 mg, Vitamin A 470 Sl, Vitamin B1 0.05 mg, Vitamin C 18 mg, Vitamin E 0,69 mg, Vitamin K 14 mg, Sodium 9 mg, Kalium 322 mg, Kalsium 14 mg,  Tembaga 0,129 mg, Besi 1,03 mg, Magnesium 23 mg, Mangan 0,187 mg, Fosfor 43 mg, Selenium 0,5 mg, Seng 0,26 mg, Karoten-ß 534 mg, Karoten-α 36 ug, Cryptoxanthin-ß 40 ug, Lutein-zeaxanthin 709 mg dan Air 90,9 gram.

Sedangkan perbandingan kandungan gizi secara umum dengan jenis cabai lainnya, seperti tercantum pada tabel di samping ini.

Manfaat Bagi Kesehatan

  1. Di dalam cabai terdapat Vitamin C dan Vitamin A yang mengandung beta-karoten, sejenis antioksidan kuat. Berguna menangkal dampak akibat radikal bebas, sehingga menjaga kulit untuk senantiasa awet muda.
  2. Cabai juga bertindak sebagai pendetoks alami, karena dapat membersihkan  limbah dari tubuh. Sebagai detoxicants membantu dalam proses pencernaan makanan dan akan meningkatkan asupan nutrisi  ke jaringan tubuh. .
  3. Penghilang rasa sakit pada luka, karenacabai merangsang pelepasan endorphin.
  4. Sebagai antibiotik, karena cabai akan mempercepat aliran darah segar ke daerah infeksi.
  5. Meningkatkan nafsu makan, akibat rangsangan produksi hormon endorphin yang dihasilkan oleh zat capsaicin membangkitkan rasa nikmat dan kebahagiaan.
  6. Kandungan asam beta-karoten dan folat yang ditemukan dalam cabai, mengurangi risiko kanker usus besar. Begitu pula kandungan lycopene cartonoid, yang berguna mencegah penyakit kanker.
  7. Cabai mengandung vitamin B6 yang mengurangi tingkat homocysteine ​​yang tinggi, selaku penyebabkerusakan pembuluh darah. Hal ini berkaitan dengan risiko  meningkatnya serangan jantung dan stroke. Selain itu, cabai  juga mengubah homocysteine ​​menjadi molekul lain yang bermanfaat bagi kadar kolesterol.
  8. Cabai membantu mengatasi  hidung tersumbat, dengan jalan meningkatkan metabolisme. Hal ini akan melebarkan saluran udara pada paru-paru, sehingga mengurangi terjadinya asma dan mengi.

Meski banyak kandungan gizi dan manfaat dari si pedas, sebaliknya dapat menimbulkan malapetaka bagi tubuh jika dikonsumsi berlebihan. Karena itu, mulai sekarang konsumsi cabai secukupnya saja.

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: