Skip to content

Banyak Inspirasi Awali Berbisnis

by pada 12 Juni 2014
(mbasic.facebook.com)

(mbasic.facebook.com)

Oleh Emi Nur Indahsari

Jangankan membangun sebuah bisnis, untuk merencanakan sebuah bisnis pun nampaknya bukan hal yang mudah.

Namun bagi Kemal Harkat Hadiatma (20), yang kini kuliah di Politeknik Negeri Jakarta, merencanakan sebuah bisnis dan berhasil menyabet gelar juara di beberapa perlombaan business plan menjadi hal lumrah.

Teman-teman pasti ingin memiliki bisnis dari sekarang kan? Nah, kita pasti punya banyak kendala, saat ingin mulai berbisnis. Dari modal, persiapan, sampe takut bisnis kita itu oleng di tengah jalan.

Huh, nyatanya berbisnis emang ngga semudah membalikkan telapak tangan. Yuk, kita intip suksesnya business plan ala mahasiswa Jurusan Akuntansi semester 3 ini!

Kemal, biasa ia disapa, mulai ikut ajang perlombaan businees plan saat pertama kali menginjakkan kaki di Politeknik Negeri Jakarta. Ia yang masih berstatus mahasiwa baru, diajak 2 seniornya mengikuti NBF (National Banking Forum) 2012.

Dalam perlombaan pertamanya, belum mendapat hasil yang baik, hanya masuk dalam 30 besar. Baginya, hal itu merupakan guru yang berharga dan menyadari lantaran belum mengetahui ilmunya business plan.

Setelah kekalahannya, Kemal kembali mengikuti ajang GKN (Gerakan Kewirausahaan Nasional), yang diadakan Kementrian Koperasi dan UKM. Ia pun menganggap lomba ini sebagai persiapan untuk andil pada ASEAN Economic Comunity,

Tak ingin berhenti sampai di situ saja, Mei 2013 ia mengikuti Himaka Enterpreneur Plan, yang diadakan di Universitas Pancasila dengan peserta berasal dari Jabodetabek. Lanjut September 2013, ia menjadi peserta Program Mahasiswa Wirausaha di kampusnya sendiri. Terakhir ia tercatat sebagai peserta ajang NBF 2013.

Dalam setiap perlombaan, ia berhasil menyabet gelar juara. Kecuali pada Himaka Enterpreneur Plan, ia hanya masuk sebagai finalis. “Menurut saya, kekalahan di perlombaan ini karena saya seorang diri, padahal seharusnya berdua,” tutur Kemal.

“Yang membanggakan saat saya mendapat Juara GKN 2013, disaksikan Bill Gates, Randi Zurkerberg, Biz Stone, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, serta Kabinet Indonesia Bersatu jilid 2. Rasanya senang, terlebih nama kampus juga disebutkan, sehingga saya berharap ini dapat membuat harum nama kampus,” kisah Kemal.

Kemudian pemuda yang bercita-cita menjadi pemimpin bangsa Indonesia itu menuturkan produk yang ditawarkannya dalam setiap ajang. Pertama kali lomba, dia membuat bisnis Laundry Felix. Menurutnya ini sebuah business plan yang sangat simple, karena saat itu belum memikirkan valuenya.

Lomba kedua dan selanjutnya, ia fokus di bidang kuliner. Ada Gerobak Steak Umi, Phill Cheese Sandwich, Bubur Umi, dan X-Cream. Setiap nama untuk produknya memiliki arti. Misalnya saja nama ‘Umi’ di belakang nama produknya, merupakan singkatan Untuk masyarakat Indonesia.

“Untuk bisnis Gerobak Steak Umi, saya buat dengan cara modern. Namun tetap sehat, karena saya ingin sekaligus untuk kampanye hidup sehat. Kalau Phill Cheese Sandwich, saya adaptasi dari Swedia. Sedangkan Bubur Umi saya tamsilkan pada pertumbuhan rakyat Indonesia,” jelas Kemal.

Untuk X-Cream, saya rasa semua orang suka es krim. Namun saya buat terobosan baru dengan aneka rasa, seperti pedas, manis, vegetables, dan masih banyak keunggulan lainnya,” lanjutnya lagi.

Kemal mengaku, semua inspirasi berasal dari suatu keunikan di tempat yang dikunjunginya. Karena itu, ia langsung melakukan ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi).

“Apa pun yang hebat dan menarik, langsung saya catat. Selain itu, dari acara kuliner di televisi yang cukup membantunya dalam mencari inspirasi,” terang Kemal.

Belum semua business plan yang ia lombakan dapat direalisasi, namun niat Kemal ingin membantu orang banyak dengan cara memperkerjakannya dalam bisnis yang akan direalisasikan kelak.

By the way, awalnya ternyata Kemal kurang mendapat dukungan dari orang tua. Mereka lebih ingin anaknya fokus kuliah saja. Namun begitu, kini orang tua Kemal sudah mendukung. Bahkan mencarikan pegawai untuk bisnisnya.

Nyari pegawai itu susah. Terlebih selalu mencari pegawai dengan kriteria yang saya inginkan, seperti taat beribadah, rajin, disiplin, dan lainnya. Akhirnya saya memutuskan untuk memperkerjakan mereka yang berasal dari kampung kecil di luar komplek rumah, yang kebetulan tingkat penganggurannya tinggi,” ulas Kemal menjawab carnya mendapat pegawai.

Kini Kemal tengah menyiapkan dirinya ikut perlombaan business plan di Washington 2014. “Waktu semester dua pernah dapat tawaran lomba ini, tapi terkendala bahasa dan kuliah. Insya Allah, tahun ini saya ingin membawa diri mengharumkan nama PNJ di Washington,” harap Kemal.

Kemal juga mengatakan, business plan masyarakat Indonesia sebenarnya cukup bagus. Hanya ketika dibawa ke luar Indonesia kurang menarik di pasaran, hingga Kemal berharap Umi –yang tadi merupakan singkatan dari Untuk Masyarakat Indonesia– bisa berubah menjadi Untuk Masyarakat Internasional.

So, jangan takut mencoba membuat business plan, sobat. Kalau Kemal bisa, kita juga pasti bisa kok..

 

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: