Skip to content

Kucing Pembawa Petaka

by pada 5 Januari 2015
(Ngeong.com)

(Ngeong.com)

Oleh Nurul Fajriah

Siapa yang tak gemas melihat tingkah laku hewan peliharaan seperti kucing atau anjing? Tidak hanya menyenangkan, memelihara hewan diketahui juga bisa mengurangi stres. Namun jangan salah, beberapa hewan yang tampak lucu, juga bisa menjadi sumber malapetaka.

Seringkali para pecinta hewan lengah. Peliharaan kerap kali di manja, diciumi, bahkan tidak jarang diajak tidur bersama. Padahal, hal tersebut merupakan awal dari timbulnya berbagai macam penyakit. Banyak diantaranya penyakit-penyakit tersebut menyerang sistem imun tubuh. Salah satunya toksoplasmosis atau biasa disebut toksoplasma.

Toksoplasmosis atau toksoplasma adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri toksoplasma gondii, bakteri ini biasanya ditularkan oleh kucing. Ternyata, tak hanya kucing yang dapat menjadi dalang penyebaran penyakit toksoplasma. Toksoplasma dapat menyerang semua jenis satwa, termasuk burung, ikan, kelinci, anjing, babi, kambing dan mamalia lain. Bahkan manusia.

Parasit ini juga bisa terdapat pada daging setengah matang, telur setengah matang, buah-buahan atau sayuran yang tercemar tinja hewan pembawa virus oosit toksoplasma. Yakni salah satu bentuk toksoplasma yang dapat menimbulkan infeksi.

Sebenarnya, tubuh manusia memiliki sistem imunitas yang cukup bagus untuk menangkal virus toksoplasma. Namun, ketika daya tahan tubuh mulai menurun, maka toksoplasma dengan mudah masuk ke dalam tubuh kita. walaupun demikian, virus yang satu ini tidak dapat dianggap remeh jika menyerang wanita hamil.

Pada umumnya, infeksi toksoplasma tidak menimbulkan gejala apapun, akan tetapi pada ibu hamil infeksi tersebut dapat berisiko menyerang plasenta dan bayi.

Bahkan, jika wanita hamil terinfeksi toksoplasma, maka ia akan mengalami keguguran. Atau, janin akan selamat, tetapi terdapat cacat. Wanita hamil yang terinfeksi virus toksoplasma selama kehamilan, ataupun saat akan dimulainya kehamilan, ia memiliki resiko besar untuk menularkan toksoplasma kepada janin yang dikandungnya. Semakin tua usia kehamilan, maka semakin tinggi resiko janin tertular virus toksoplasma.

Selain resiko pada wanita yang sedang hamil, resiko pada janin yang dikandunglah yang jauh lebih besar. Meskipun hanya sekitar 1 dari 10.000 bayi yang terkena toksoplasmosis, namun infeksi tersebut perlu diwaspadai.

Indikasi adanya toksoplasma dapat diketahui dengan pemeriksaan USG yang memperlihatkan adanya cairan berlebih pada perut, pengapuran pada otak dapat juga dengan terjadinya pelebaran saluran otak.  Infeksi toksoplasma pada bayi (congenital toxoplasmosis) dapat menyebabkan gangguan fungsi otak, mata, ginjal, jantung dan lainnya.

Dalam jangka panjang, bayi dapat tumbuh menjadi anak yang buta, tuli dan terbelakang mental. Selain itu lahir dengan organ yang tidak lengkap juga sering terjadi. Seperti bayi yang lahir tidak memiliki tempurung kepala atau istilah medis menyebutnya enchepalus atau hydrocephalus. Dan hal terburuk yang dapat terjadi adalah kematian.

Namun demikian, tidak benar jika toksoplasma dikatakan hanya menyerang wanita hamil dan bayi dalam kandungannya. Toksoplasma dapat menyerang siapa saja tanpa memandang jenis kelamin dan umur.

Sebagian besar orang yang terinfeksi toksoplasma telah membentuk kekebalan tubuh sehingga parasit toksoplasma tidak berkembang dan terbungkus dalam kista. Kista tersebut akan menimbulkan gejala sakit jika kondisi tubuh lemah, kekebalan tubuh menurun, kekurangan gizi, dan dalam keadaan stres. Kista dapat merusak jaringan organ-organ vital dalam tubuh manusia.

Karena banyaknya resiko yang harus kita ambil, hal terbaik yang dapat kita lakukan adalah mencegah virus toksoplasma ini menyerang kita. Dengan demikian, kita dapat meminimalisir penyebaran virus ini terjadi di negara kita.

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: